Apakah Wanita Wajib Mencukur Bulu Kemaluan Setiap Selesai Haid?

Banyak di kalangan kaum wanita yang terkadang agak tabu membahas masalah ini… Karena dinilai sangat privasi. Ternyata Islam sangat indah dalam mengajarkan kebersihan. Salah satunya adalah yang kami tampilkan berikut ini.. Silakan diambil manfaat & pelajarannya…

Mencukur Bulu Kemaluan

 

 

Mencukur Bulu Kemaluan Setelah Haid

Pertanyaan:

Apakah wanita wajib mencukur bulu kemaluan setiap kali suci dari haid?

Mohon dijelaskan.

Dari: Wati

Jawaban:

Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du,

Mencukur bulu kemaluan, dengan memangkas atau dikerok termasuk sunanul fitrah (keadaan normal manusia sesuai fitrah penciptaannya). Islam sebagai agama yang sesuai fitrah, sangat memotivasi umatnya untuk menjaga sunanul fitrah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الفِطْرَةُ خَمْسٌ: الخِتَانُ، وَالِاسْتِحْدَادُ، وَقَصُّ الشَّارِبِ، وَتَقْلِيمُ الأَظْفَارِ، وَنَتْفُ الآبَاطِ

Fitrah ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, memendekkan kumis, potong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, dan yang lainnya).

Secara tegas hadis ini menganjurkan kaum muslimin untuk mencukur bulu kemaluan. Kemudian terdapat riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengatakan:

وقت لنا في قص الشارب وتقليم الأظفار ونتف الابط وحلق العانة ألا نترك أكثر من أربعين ليلة

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan batas waktu kepada kami untuk memendekkan kumis, potong kuku, mencabut bulu ketiak, dan cukur bulu kemaluan, agar tidak kami biarkan lebih dari 40 hari.” (HR. Ahmad, Muslim, Nasai, Abu Daud, dan yang lainnya).

Keterangan hadis-hadis di atas tidak memberikan batasan harus dilakukan setiap kali suci dari haid. Karena batasan waktu yang diberikan berdasarkan rentang 40 hari. Dan ini berlaku baik bagi laki-laki maupun wanita. Karena itu, tidak diharuskan bagi para wanita untuk melakukan hal itu.

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembinawww.KonsultasiSyariah.com)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s