Cadar, Jenggot, dan Celana Cingkrang Bukan Ciri-ciri teroris

1173641_581487135241204_938807809_nWanita memakai cadar, pria memelihara jenggot dan pria memakai baju cingkrang bukanlah ciri teroris. Semua itu merupakan sunnah/ajaran Rasulullah (baik hukumnya wajib maupun sunnah). Sejak zaman Nabi umat islam sudah banyak yg berpenampilan seperti itu. Merupakan dosa besar jika mengejek dan menyakiti hati sesama muslim tanpa hak, menyebut dengan gelar2 buruk, apalagi memfitnah orang2 yg tidak bersalah. Meskipun seandainya berbeda ijtihad, namun tidak sepantasnya menggelari dgn sebutan2 buruk seperti: teroris, ninja, kebanjiran, dll.

Kalaupun di dunia ini ada segelintir teroris yg berpenampilan seperti itu, namun bukan berarti itu merupakan ciri teroris. Karena semua itu ajaran nabi, selain itu banyak yg berpenampilan seperti itu namun anti dgn terorisme. Maka sungguh tak adil jika mereka semua ikut disamakan dgn teroris.

Terorisme jelas perbuatan sesat dan bukan ajaran islam. Banyak kaum yg bercadar, berjenggot, maupun cingkrang yg anti dgn terorisme. Pemerintah indonesia pun sudah tahu bahwa hal2 tersebut bukan ciri teroris. Maka pemerintah mengizinkan rakyat berpenampilan seperti itu dan memberi kebebasan mengadakan kajian2, termasuk berkali-kali tabligh akbar yg dihadiri puluhan ribu orang di masjid istiqlal jakarta.

Ciri-ciri teroris dikenali dari pemikirannya dan aktivitasnya, bukan pakaiannya.

Jika ada segelintir orang (atau bahkan ribuan) yg biasa memakai jas melakukan korupsi, apakah berarti jas adalah ciri2 koruptor dan semua yg memakai jas adalah koruptor? tentu tidak bukan,

Jika ada segelintir orang (atau bahkan ribuan) yg biasa memakai dasi melakukan korupsi, apakah berarti dasi adalah ciri2 koruptor dan semua yg memakai dasi adalah koruptor? tentu tidak bukan,

Jika para teroris juga sholat, puasa ramadhan, rajin mengaji, apa berarti sholat, puasa dan mengaji menjadi ciri2 teroris? tentu tidak bukan.

 

“Dan janganlah kalian saling panggil-memanggil dengan julukan-julukan yang buruk”. [Al-Hujurat : 11]

janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, janganlah kalian mencela mereka, dan janganlah kalian mencari-cari aib mereka. (HR Tirmidzi)

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al Ahzab:58)

“Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.” (QS. Al Hujurat:12)
Mengenai dalil2 cadar, jenggot, dan celana cingkrang silahkan baca di:

http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/03/nasihat-kepada-kaum-muslimin-ketahuilah-cadar-celana-ngatung-dan-jenggot-bukan-ciri-ciri-teroris/

http://muslim.or.id/aqidah/dosa-mengolok-olok-ajaran-nabi.html

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/syubhat-seputar-larangan-isbal.html

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-memakai-cadar-dalam-pandangan-4-madzhab.html

http://kaahil.wordpress.com/2009/09/03/peringatan-cadar-celana-ngatung-dan-jenggot-bukan-ciri-ciri-teroris/

http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html

http://almanhaj.or.id/content/984/slash/0/hukum-memelihara-jenggot/ — bersamaBayu Segorogeni.

Reposting dari http://www.heripurnomo.com/2013/09/cadar-jenggot-dan-celana-cingkrang.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s